Category Archives: Proyek Sastra Wai

Wai tuh suka asal-asalan kalo nulis.
Asal ada mood, asal ada waktu, asal ada ide, asal deh..
nah, disini rangkumannya..
:p

Berapa Senja Lagi

Senja Jingga Wai Juwairiyyah

Satu senja lagi berlalu. Jingganya mengakhiri segala percakapan kantor dan menyambut kemacetan jalanan. Ya, aku masih disini, di Jakarta, berusaha meyakinkan diri bahwa ini adalah jalan terbaik yang telah dipilihkan olehNya untuk mengejar cita-citaku.

Berapa senja lagi yang ingin kau lihat di tanah rantau, wai?” Batinku bertanya. Ini bukan soal kapan liburan ke Jambi. Lebih dari itu, ini soal sampai kapan. Fajar tidak pernah berhenti menggantikan senja. Selalu ada pagi yang datang menyodorkan pekerjaan yang tidak akan pernah habis selama aku masih punya kewajiban. Sayangnya, malam tidak pernah membekukan waktu. Jambi, Jakarta, 24 jam berputar rata. Mereka bertambah tua. Read the rest of this entry

Kutitipkan hati ini padaMu

Aku percaya jodoh tidak akan tertukar. Wanita baik-baik sudah Engkau siapkan untuk laki-laki yang baik pula, begitu sebaliknya.Aku tak pernah meragukan pilihanMu, Ya Rabb, karena Engkau sebaik-baik Penentu dan Engkau Yang Maha Adil.

Jika dia memang jodohku, kutitipkan ia PadaMu, Ya Rabb. Perbaiki diri kami dan kuatkan iman kami sebelum Engkau pertemukan kami dalam keadaan yang lebih baik dan siap saling mencintai karenaMu.

Namun, jika dia bukan jodohku, hindarkan kami dari kegalauan yang dibisikkan syetan, Ya Rabb. Karuniakan kami kesabaran dalam menanti serta bimbing kami dalam memantaskan diri untuk menyambut pasangan terbaik yang telah engkau siapkan.

Hati ini lemah ya Rabb. Oleh karena itu, kutitipkan semua rasa ini kembali padaMu.

%d bloggers like this: