Semifinal Olimpiade Sains Kuark Nasional 2012: Dalam keterbatasan, mereka menjadi tak terbatas

Mereka tak mampu membeli buku paket, sekolah mereka pun belum punya perpustakaan meski sudah berdiri sejak 1950. Mereka hanya belajar dari guru dan lembar kerja Siswa (LKS). Sebuah kondisi yang ironi di tengah kemewahan ibukota Jakarta. “Jangankan ikut olimpiade, ikut lomba melukis tingkat kecamatan saja takut” begitu kata salah seorang pengajar di SD Islam Tambora itu.

Komunitas YAFI (Youth’s Acts For Indonesia) hadir disana untuk membimbing dan memotivasi mereka. YAFI berusaha meyakinkan bahwa anak-anak itu pantas untuk mengikuti olimpiade nasional tersebut. Dengan bekal beberapa buku komik sains kuark, volunteer YAFI mengajar disana setiap minggu. Akhirnya terbukti!!! 3 orang siswa dari SD ini berhasil masuk ke semi final Olimpiade Sains Kuark Nasional.

Selamat untuk Irfan Maulana, Anisa Jelita dan Anisa Fajriah..

Kalian membuktikan bahwa ditengah keterbatasan kalian tetap tidak terbatas…

About waididudidam

-I might not be the best daughter in the world, but I will do my best for my parents. -(Sedang Berusaha Menjadi) Cerdas, Berintegritas, dan Bermanfaat -(Dalam Proses Menuju) Juwairiyyah, S.E

Posted on March 24, 2012, in wai dan YAFI. Bookmark the permalink. 3 Comments.

  1. Thank you very much for that wonderful article

  2. Tetap semangat, tuk menerima berkah Allah yang lebih baik. Amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: