JamBEpreneur: Limbah kelapa bukan masalah, tapi sumber nafkah

Saat ini saya sedang bersaing untuk menjadi salah satu kandidat Sidang Parlemen Muda Indonesia 2011 sebagai perwakilan provinsi Jambi yang diadakan oleh Indonesian Future Leader.Setiap kandidat di seluruh provinsi di Indonesia diwajibkan membuat 3 program yang akan diajukan ke pemerintah, terkait permasalahan pendidikan, kesehatan, dan lingkungan yang ada di provinsinya masing-masing. Saya mengajukan program-program berikut:

1. School Social Responsibility (SSR): Pilihan Solusi Bagi Kesenjangan Pendidikan Provinsi Jambi

2. Pendidikan Seks Usia Dini: Peran Aktif pemerintah menekan pertumbuhan jumlah penderita HIV/AIDS Provinsi Jambi

3. JamBEpreneur: Limbah Kelapa bukan masalah, tapi sumber nafkah

Jika Anda setuju dengan program tersebut, silahkan mendukung, caranya dapat dilihat disini)

JamBEpreneur, baca selengkapnya…

Limbah kelapa, itulah yang akan menjadi pemandangan anda jika berkunjung ke kabupaten tanjung jabung timur, provinsi Jambi yang mampu menghasilkan kelapa lebih dari 51 ribu ton per tahun. Minimnya keterampilan masyarakat dan kurangnya sarana menjadi penyebab sabut dan batok kelapa dibiarkan bertebaran di hampir seluruh halaman rumah penduduk. Selain tidak sedap dipandang mata, limbah sabut dan tempurung tersebut menjadi mubazir karena sebenarnya jika diolah dengan baik bisa memperbaiki perekonomian masyarakat.

Sebenarnya sabut kelapa dapat diolah menjadi berbagai produk turunan yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Selain menjadi aksesoris atau pajangan cantik, sabut kelapa dapat diolah menjadi serat sabut kelapa yang bermanfaat untuk banyak hal, seperti media tumbuh untuk berbagai tanaman hias (cocopot) dan dipasangkan dengan cocobrick;  cocoroll yang berguna untuk mencegah tanah longsor di daerah yang miring; serta cocofibre yang menjadi bahan baku untuk mengisi jok mobil. Cocofibre atau serat sabut kelapa inilah yang banyak diminati oleh pasar internasional. Indonesia menjadi salah satu negara yang diuntungkan karena di negara ini pohon kelapa tumbuh subur. Kabupaten tanjung Jabung timur adalah salah satu penghasil kelapa terbanyak di Indonesia.

Kondisi saat ini adalah hanya daging dan tempurung saja yang diolah masyarakat, sedangkan bagian lain dibiarkan berserakan di kebun atau dihamparkan di halaman rumah masyarakat untuk menutupi tanah gambut yang berair sehingga menjadi limbah yang tidak sedap dipandang mata. Hal ini disebabkan oleh Kurangnya keterampilan masyarakat, kurangnya modal, dan sangat minimnya perhatian pemerintah terhadap potensi daerah. Permasalahan tersebut harus dibenahi agar kelak tercipta lingkungan yang bersih, sehat, dan memiliki nilai ekonomis yang meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Banyak hal yang bisa dilakukan oleh pemerintah untuk menuntaskan permasalahan sampah tersebut, diantaranya adalah dengan membuat program mendukung dana untuk modal usaha bagi masyarakat serta memberi bimbingan untuk pengembangan usaha tersebut. Masyarakat bisa mendirikan pabrik untuk mengolah sabut kelapa menjadi produk turunan yang bernilai ekonomis seperti cocomesh.  Solusi ini bisa mengurangi volume sampah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakan. Pengolahan limbah dari puluhan ribu ton kelapa itu tentu akan menyerap banyak tenaga kerja yang tidak sedikit. Limbah itu akan memiliki nilai ekonomis sehingga masyarakat yang tidak memiliki keterampilan pun bisa ikut sejahtera hanya dengan menjual sabut kelapa kepada pabrik pengolahan. Selain itu, pemerintah juga harus mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa sabut kelapa memang pantas untuk diolah, sehingga mereka mau mengumpulkan  sabut kelapa itu agar tidak berserakan menjadi limbah setelah diambil daging dan tempurungnya.

About waididudidam

-I might not be the best daughter in the world, but I will do my best for my parents. -(Sedang Berusaha Menjadi) Cerdas, Berintegritas, dan Bermanfaat -(Dalam Proses Menuju) Juwairiyyah, S.E

Posted on November 13, 2011, in Pemikiran Sakti Wai. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: